Jenis Bunga Anggrek Tercantik

Anggrek dalam istilah latinnya yaitu Orchidaceae. Anggrek merupakan tanaman yang dikenal karena memiliki keindahan. Ia memiliki bentuk yang sederhana namun dengan warna-warninya yang mencolok dan lembut. Ia mernarik banyak perhatian semua orang. Inilah alasan mengapa anggrek dikenal banyak orang sebagai tanaman hias.

Foto Anggrek Bulan Pelaihari

Anggrek Bulan Pelaihari (Phalaenopsis amabilis)

Anggrek menjadi primadona di Indonesia, hal ini tidak lepas karena rupa yang khas dan indah. Anggrek tergolong ke dalam kelompok tanaman hias yang dapat dibudidayakan.

Ada tiga jenis Anggrek yang dikenal di dunia ada di tiga tempat yaitu kota Bogor, Kabupaten Tanah Laut (Kalimantan Selatan) dan satu lainnya berasal dari Filipina.

Anggrek bulan pelaihari (Phalaenopsis amabilis) merupakan spesies anggrek yang berasal dari Kalimantan Selatan. Anggrek jenis ini memiliki keunggulan yaitu paling bagus untuk inti silang. Hal ini dikarenakan anggrek bulan pleihari memiliki kelebihan dibanding dengan anggrek jenis lain. Untuk masa berbunganya sendiri cukup lama, yaitu tiga sampai enam bulan. Sedangkan anggrek lainnya biasanya tidak lebih dari satu bulan.

Anggrek bulan Pelaihari dalam satu tangkai bisa mempunyai jumlah kuntum sebanyak 25-50 buah. Jika dibandingkan dengan jenis anggrek biasa memiliki sekitar 10-15 kuntum. Pada anggrek jenis ini banyak cabang dalam tangkai, sedangkan anggrek lainnya hanya memiliki  satu cabang.

Anggrek bulan pelaihari merupakan salah satu jenis anggrek dengan bunga yang sangat indah. BUnganya berwarna putih bersih. Selain itu, bunga anggrek bulan pelaihari memiliki nilai ekonomi tinggi.

Di Kalimantan Selatan terdapat 1.000 anggrek dari 4.000 jenis anggrek Kalimantan. Namun dari 1.000 anggrek di Kalimantan Selatan ini terdapat tujuh di antaranya merupakan anggrek langka dan dilindungi oleh undang-undang. Oleh karena itu jenis anggrek tersebut tidak dapat diperjualbelikan.

Ketujuh anggrek dilindungi dimaksud adalah Paraphalaenopsis laycocki, Phalaennopsis gigantea atau anggrek bulan gajah, Paraphalaenopsis labukensis, Paraphalaenopsis serpentilingua, Coelogyne pandurata atau anggrek hitam, Spatthoglottis aurea atau anggrek tanah kuning, dan Grammatophylium speciosum.